News

Perayaan Cap Go Meh Terbesar se-Asia Tenggara di Singkawang, Kalimantan Barat

A Radio Medan – Pada 8 Februari 2020 adalah hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia, yang dinamai sebagai “Cap Go Meh ’’. “Cap” berarti sepuluh, “Go” berarti lima, dan “Meh” berarti malam. Istilah ini berasal dari dialek Hokkien yang berarti malam perayaan hari ke-15 setelah Imlek.

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia dapat ditemui di berbagai kota, salah satunya adalah di Singkawang, Kalimantan Barat. Kementerian Pariwisata memasukan perayaan Cap Go Meh di Singkawang dalam daftar “Calendar of Events Wonderful Indonesia 2020”. Cap Go Meh di Singkawang juga disebut sebagai perayaan terbesar se-Asia Tenggara yang mampu menarik wisatawan dalam maupun luar negeri.

Salah satu pertunjukkan yang paling dinantikan dalam Perayaan Cap Go Meh di Singkawang adalah Parade Tatung. Tatung dalam bahasa Hakka adalah manusia yang dirasuki roh dewa atau leluhur. Akulturasi budaya Tionghoa dan Dayak mewujud dalam tatung itu. Warga Singkawang meyakini mereka membantu manusia mencapai kedamaian, menjaga agar tidak diganggu makhluk lain, juga memberi pengobatan.

Para warga yang menjadi tatung mengaku, pada tubuh mereka terdapat roh dengan berbagai kasta, dari jenderal hingga sarjana. Anak turun mereka juga bakal menjadi tatung, karena warisan keturunan. Mereka dihormati warga Singkawang, karena memiliki kemampuan paranormal dalam kehidupan sehari-hari.

Happy Cap Go Meh A Listeners

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *