News

Tetsushi Sakamoto Ditunjuk Sebagai Menteri Kesepian Jepang Untuk Mencegah Depresi

A Radio Medan – Wabah pandemi Corona menyebabkan masalah mental dan mengakibatkan tingkat bunuh diri di Jepang mengalami peningkatan pada tahun 2020 lalu.  Pada tahun 2020, Jepang mencatat total 2.153 kematian akibat bunuh diri. Sedangkan angka kematian akibat Covid-19 mencapai 2.087 kasus.  Oleh karena itu, Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga memutuskan untuk membentuk pos kabinet baru untuk mengatasi isu kesehatan mental. Dia menunjuk Tetsushi Sakamoto sebagai Menteri Kesepian yang akan menjalani program pemerintah dimana  bertujuan untuk membantu orang-orang yang mengalami kesepian akibat isolasi selama pandemi.

“Perempuan, khususnya, merasa lebih terisolasi dan dihadapkan dengan peningkatan angka bunuh diri,” ujar Suga, Suga ingin Sakamoto memeriksa masalah tersebut dan mengajukan strategi yang komprehensif.

Diketahui Jepang bukanlah negara pertamanya yang mengambil langkah tersebut. Di 2018, Inggris juga pernah membentuk kabinet dari beberapa menteri untuk melawan kesepian, terutama pada orang-orang tua. Namun untuk Jepang, masalah tersebut tidak fokus pada grup usia tertentu namun lebih kepada semua umur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *